Jun 1, 2015

Danish Butter Cookies (Kue Monde)

Sore itu saya bertemu dengan salah satu teman saya dari Denmark dan kami mengobrol sambil menikmati pemandangan pantai menjelang sunset. Pembicaraan yang tadinya tentang politik berubah arah seketika jadi membahas tentang butter cookies. Tadinya itu murni celetukan usil saja dan sekedar bercanda di tengah obrolan kami, tapi dia malah serius membicarakan tentang butter cookies dan bercerita tentang neneknya yang suka membuat cookies tersebut saat dia kecil. Dia tidak menyebutkan takaran pasti ataupun penggunaan susu bubuk dalam adonannya, sehingga saya harus mencoba untuk meracik butter cookies versi saya sendiri.    (EN) Had a small afternoon talk about politics and what not with my Danish friend, while walking on the beach and somehow we ended up talking about butter cookies. I was actually just joking when I mentioned butter cookies in the middle of our conversation (yea because he's a Danish) but I guess he took it seriously and said that he used to help his grandma baking them. He didn't say anything about exact measurements of the ingredients or adding some milk in the cookie dough, so I really had to do some trials to make my own version of the so called Danish butter cookies.



Sebelum saya posting di blog ini, versi pertama resep ini sudah saya posting di grup kuliner di Facebook di hari jadi saya dengan John yang juga bertepatan dengan hari kemerdekaan Amerika Serikat di tahun 2014 lalu. Resep yang saya posting disana mirip dengan yang versi terbaru ini tapi yang baru ini saya jamin rasanya lebih enak karena hasil trial & error berulang kali.    Before I posted this recipe here, I've posted the first version of Danish butter cookies I made on some facebook groups. I remember that I posted it for the first time on my anniversary day, which is also the US  independence day. This one is the latest version of butter cookies I made after a few trials since 2014 (glad I finally got the kind of butter cookies I like).

Saya membentuk kukisnya jadi bentuk cincin saja atau yang biasa mereka sebut dengan vaniljekranse (vanilla ring) di Denmark karena bentuk ini adalah yang paling mudah dan cepat (selain bentuk yang persegi tentunya). Jika Anda ingin menamnahkan taburan gula pasir, kelapa parut sanggrai, ataupun aneka cacahan buah kering ke dalam adonannya dan membentuknya menjadi persegi atau bentuk pretzel, silahkan saja.   Errrm, I  shaped it like the classic vanilla ring butter cookies because it's the easiest way to make the cookies look pretty. If you'd like to add granulated sugar, toasted coconut, or any dried fruits and shape the cookies square or like a pretzel, it's really up to you ;)



print recipe

Danish Butter Cookies (Kue Monde)
Klassiske vaniljekranse (vanilla ring) butter cookies classic recipe
Ingredients
  • 1/2 cup (100 gr)   Mentega Denmark tawar Unsalted Danish butter
  • 1/2 cup (100 gr)  Danish butter or margarine  - Mentega Denmark atau margarin
  • 1  cup (100gr) confectioners sugar gula halus
  • 1 whole egg + 1 egg yolk   1 telur utuh + 1 kuning telur
  • 1 tsp vanilla extract   1 sdt ekstrak vanilla
  • 2 1/4 cup (300gr) cake flour   terigu protein rendah
  • 1.7oz (50gr) dry milk (powdered milk)   susu bubuk
Instructions
1. Cream butter & sugar
Kocok mentega dan gula bubuk sampai creamy
2. add in  eggs and vanilla and then beat for a little bit just until blended.
Tambahkan telur dan vanilla, lanjutkan mengocok sampai sekedar rata saja, jangan overmix!
3. Fold in flour and dry milk.
Masukkan terigu dan susu bubuk, aduk pakai spatula sampai rata
4. Shape as you wish, keep in the fridge for 15 minutes.
Bentuk sesuai selera, istirahatkan di kulkas minimal 15 menit
5. Bake in a preheated oven at 320°F until golden. Let cool, keep in an airtight container.
Panggang di 150C sampai keemasan tepinya, cooling dan simpan di wadah kedap.
Details
Prep time: Cook time: Total time: Yield: 70 vanilla rings

NOTES & FAQ WAJIB DIBACA

INGREDIENTS Bahan-Bahan
  • Except for butter, all ingredients should be at room temperature.  Let them sit for a few minutes before you use them for baking. Usahakan bahan-bahan dalam suhu ruang, kecuali menteganya. Mentega lebih baik digunakan dalam keadaan masih dingin.
  • You can pan-roast the flour first if necessary.  It'll make the cookies crunchier and last for months.  Kalau mau disanggrai dulu terigunya silahkan saja, dengan menyanggrai tepung hasil kukisnya lebih renyah dan tahan lama
  • Use cake flour instead of all purpose flour for better result. Untuk hasil terbaik, gunakan terigu protein rendah, tapi klaau susah didapat bolehlah pakai yang serbaguna

DIET SUGAR Gula Diet
  • Use as  necessary, don't follow the measurement in the recipe.  Gunakan sesuai takaran perbandingan yang tertera di kemasan gula rendah kalori tersebut, jangan samakan dengan takaran gula halus disin

BUTTER & MARGARINE, Know the differences
Bedakan antara MENTEGA dengan MARGARIN
  • Butter is made of milk, you can easily find the salted and unsalted one at stores. Examples: Lurpak (Danish), Elle et Vire (French), Orchid (Indonesian), Anchor (Australian)     Mentega terbuat dari lemak hewani (dari susu), ada yang asin dan tawar. Kalau mau cari mentega, adanya di rak pendingin karena mentega memang harus disimpan di suhu dingin agar tidak rusak, kembali lagi yaa ini dikarenakan kandungan susu didalamnya. Contoh produk: Lurpak (Denmark), Elle et Vire (Prancis), Orchid (Indonesia), Anchor (Australia)
  • Margarine and Butter Oil Substitute are made of vegetable oil.   sedangkan margarin & BOS (yang salah disebut sebagai roombotter oleh orang TBK) terbuat dari lemak nabati (dari tumbuhan). Contoh produknya pasti tahu ya: Blueband, Forvita, Simas, Palmia, dll.
  • Just like it's name, "Danish butter cookies", I'm pretty sure that you have to use butter when rebaking this recipe (it'll be great if you use some Danish butter). If you use only margarine, then you won't experience the yumm effect.  Seperti namanya " BUTTER COOKIES", maka yang harus digunakan dalam membuat kukis ini adalah mentega, akan lebih baik lagi kalau pakai mentega Denmark. Kalau tidak ada, silahkan pakai mentega apa saja. Jika dibuat menggunakan margarin saja maka rasa mewahnya hilang dan namanya lebih cocok disebut kue semprit hehey
  • The options are open, you can use 100% salted or unsalted butter, half salted and half unsalted, or unsalted butter + margarine.   Silahkan gunakan 100% mentega asin atau tawar atau perpaduan keduanya seperti yang saya sarankan. Itu semua kembali kepada selera Anda

VANILLA
  • Vanilla extract is different from vanillin powder. Vanilla extract has caramel color and it's normally sold in a small bottle. Products example: Nielsen-Massey Bourbon, Braun, etc. Vanilla extract berbeda dengan serbuk vanilin, jika menggunakan serbuk vanilin silahkan sesuaikan saja takarannya dan jangan ikuti takaran dalam resep ini karena serbuk vanilin merupakan bahan tambahan makanan sintetis
  • If you use real vanilla from the pod, just use as necessary.  Kalau pakai vanila asli, keruk secukupnya saja dan campur rata dalam adonan

OVEN
  • Preheating your oven before using it is an awesome habbit. Trust me on this.  Selalu panaskan oven sebelum dipakai
  • Bake one tray at a time if you use a small oven (desk oven). Let the other tray(s) in the fridge while waiting to be baked.  Usahakan untuk tidak memaksakan memanggang banyak kukis di loyang berbeda sekaligus kecuali jika Anda punya oven yang lebarnya cukup untuk 2 loyang sekaligus. Jika oven Anda kecil dan loyang terpaksa dimasukkan bertumpuk susun keatas, jangan lakukan, lebih baik panggang satu loyang saja dan biarkan loyang lainnya dalam kulkas saat menunggu giliran

INGREDIENTS QUALITY 
Pemilihan Kualitas Bahan
  • Pastikan menggunakan bahan kualitas terbaik untuk hasil terbaik. Jangan harapkan Anda mendapatkan butter cookies yang enak jika Anda tidak memperhatikan kualitas bahan yang Anda gunakan. - Make sure to always use the best ingredients for best result

TASTE TALKING  Rasa dan Selera
  • I've revised the recipe a few times and think this one is perfect for my taste-buds, however, I'm all open for any reviews and suggestions. Ini merupakan resep hasil revisi untuk kesekian kalinya dan menurut saya ini sudah cocok dengan yang saya inginkan. Selera setiap orang berbeda, maka silahkan berikan review ataupun saran mengenai resep ini di kolom komentar

Posted with a special thanks for Peter and his Gramma in Denmark :D :D
Diposting ulang di blog ini setelah sebelumnya saya posting di tahun 2014 di beberapa grup kuliner di Facebook, dengan ucapan terimakasih untuk Peter dan neneknya di Denmark.

Harap selalu diingat bahwa CUPS yang digunakan dalam setiap postingan Recipes by Rina adalah measuring cups khusus untuk baking dengan ukuran standard Amerika Serikat (cirinya: 1 cup = 240ml, 1 sdm = 15ml). Jika Anda tidak menggunakan measuring cups yang sama, maka silahkan ikuti takaran metricnya saja (takaran dalam gr, ml, L, dll.). Untuk hasil maksimal, sebisa mungkin JANGAN gunakan sendok makan atau gelas minum karena sudah pasti takarannya berbeda dari perlengkapan standard untuk baking.

Surat cinta khusus untuk pembaca Indonesia dan Malaysia:
SHARING boleh, MALING ga boleh dong yaa. Stop pencurian konten, jadilah orang yang bangga akan karya sendiri, bukan hasil curian. Jika postingan ini bermanfaat dan Anda suka, silahkan share dengan cara klik tombol sosial media (facebook, whatsapp, G+, twitter, pinterest, dll) yang ada di blog ini tanpa mengkopi dan mengupload ulang konten dari sini ke blog atau sosial media milik Anda.






5 comments:

  1. mantap... Ini baru penjelasan yang komplit...

    ReplyDelete
  2. aku ijin nyoba resepnya yaa mbak.. Makasihhh Mbak rina.. :D

    ReplyDelete
  3. Dear mbak, terima kasih resepnya, sebenarnya saya niatnya mau cobain dgn bahan yang sama, semua sudah ready, danish butternya kebetulan udah dihunting lamaaa.. kecuali ekstrak vanili. Mengingat saya di kabupaten ga ada yg jual ekstrak vanili dan harganya juga lumayan nguras kantong utk beli onlie, kirakira apakah bisa mendekati jika pakai powder vanili saja mbak? Apakah mempengaruhi hasil secara signifikan kah mbak? Terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf baru dibalas.
      Pakai vanili biasa juga boleh. Aroma dan rasa agak beda tapi masih bisa ditoleransi lahhh :)

      Delete
  4. Mba rina, thanks buat resepnya.
    Weekend kemarin saya coba, rasa kukis nya enak, tapi kenapa keras ya?
    Apa salahnya ya kira kira?
    Saya bake 15 menit itu belum cukup coklat, saya tambahkan 3 menit lagi tapi keras dan warna juga tetap kurang coklat.

    Mohon pencerahannya.
    Thanks

    ReplyDelete

Jangan ragu untuk mengajukan pertanyaan, memberi saran, atau sekedar berkomentar tentang postingan ini.