Jun 6, 2016

Nastar Lembut a la Rina Laurence Soft Pineapple Tartlets

Nastar ini ngeprul kalau kata orang Jawa & Sunda, bahasa Indonesianya kira-kira lembut dan lumer di mulut begitu lah. Jangan takut nastarnya rapuh, nastar ini tetap kokoh dan tidak mudah hancur saat ditumpuk dan dikemas ke dalam toples, tetapi saat digigit dan menyentuh lidah langsung pyar... membuai kita dengan kelembutannya.
Yang ini trial pertama, belum cantik. Foto trial kedua lebih cucok :D

Basic resepnya dari nastar a la mama saya yang terakhir saya cicipi waktu SD hahaha yeah, my mom has stopped baking  a while ago, dan pastinya dapat referensi juga dari klasik NCC yang pasti sudah banyak yang tahu lah yaa. Hasil nyoba resep yang berbeda dengan segala kelebihan dan kekurangannya (menurut standard saya lhooo ya), maka terciptalah resep nastar yang super yummy ini (chiyeee muji hasil kreasian sendiri). Untuk olesannya, supaya warnanya bagus tanpa tambahan pewarna, saya menggunakan telur beromega 3&6 yang warnanya jingga pekat bahkan agak kemerahan.

Nastar Lembut a la Rina  Soft Pineapple Tartlets
by Rina Laurence www.recipesbyrina.com
Bahan-bahan   Ingredients:
  • 1 cup (220gr) mentega tawar, masih agak dingin, jangan suhu ruang  fairly cold unsalted butter 
  • ⅓ cup (75gr) shortening (mentega putih kualitas bagus)  vegetable shortening
  • 2 kuning telur ukuran besar  egg yolks
  • ¼ cup (4 sdm) gula bubuk  confectioner sugar
  • 3½ (420 gr) tepung protein rendah, tambah sedikit jika perlu   cake flour/low protein flour/soft flour, add a little bit more if necessary
  • 2 sdm tepung custard  2 Tbsp custard powder
  • dash of salt 
Isian  Filling:
  • Selai nanas kalis,bentuk bulat dengan takaran 1/2 sdt.  Resepnya ada disini   homemade pineapple jam roll into small balls of 1/2 tsp volume, click here for recipe
Olesan   Egg wash:
  • 2 kuning telur beromega 3 & 6    egg yolks
  • ½ sdt madu  ½ tsp honey
  • ½ sdt air   ½ tsp water
Cara Membuat   Instructions:
  1. Campur mentega, shortening, kuning telur, dan gula, aduk pakai spatula atau whisk sampai sekedar rata saja. Proses ini cuma memakan waktu beberapa detik lho ya, ngga sampai hitungan menit. Mix butter, shortening, egg yolks, and  powdered sugar with spatula or a baloon whisk until incorporated. It only takes a few seconds to do it, so make sure to not over mix or else the tartlets will not come out great.
  2. Ayak terigu bersama dengan tepung custard dan garam. Sift flour together with custard powder and salt
  3. Masukkan campuran tepung ke dalam adonan mentega sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai rata dan kagak kalis. Fold in flour mixture gradually until incorporated and no longer sticky.
  4. Ambil 1 sdt adonan, bulatkan, lalu pipihkan dan isi dengan bola selai nanas, segel dan bentuk bulat rapi. Take a teaspoon of dough, roll into a ball shape, flatten and fill with the pineapple jam ball, seal and roll into a ball again.
  5. Tata nastar di loyang beralas silpat (mau? bisa order di saya ya hahaha iklan ah sedikit) Istirahatkan di lemari es minimal 30 menit supaya adonan stabil saat dipanggang. Line all the tartlets on a cookie sheet or a cookie baking tray lined with a non stick silicone baking mat (silpat). Let rest in the fridge for at least 30 minutes until completely firm.
  6. Panggang nastar di oven suhu 170C selama 12 menit, keluarkan, biarkan agak dingin, oles 2x. Yuppp ngga salah suhu, memang segitu suhu yang saya gunakan dan hasilnya tidak mengecewakan. Bake in a prehetaed oven at 340F (170C) for around 12 minutes, take out from the oven and cool, wash twice.
  7. Panggang lagi di suhu 150C sampai matang merata sekitar 8-10 menit, rajin-rajin dilihat dan pakai perasaan saja,. Angkat, cooling, simpan di wadah kedap. Bake again for around 8 to 10 minutes at 300F (150C) until completely done. Cool and keep in an airtight container.

Hasilnya sekitar 90 kukis dengan takaran adonan 1 sdt dengan isian ½ sdt, memenuhi 2 toples persegi ukuran 500gr. Hasil dalam takaran jumlah maupun berat pasti berbeda-beda disesuaikan dengan ukuran, seberapa besar dan berat isiannya dan aneka faktor lainnya, jadi jumlah 90 kukis yang saya hasilkan itu tidak bisa jadi patokan.

PENTING:
Untuk menakar bahan-bahan, saya menggunakan US standard measuring cups (1 cup = 240ml, 1sdm = 15ml) atau timbangan digital. Untuk hasil maksimal, gunakanlah peralatan standard untuk baking (measuring cups/timbangan dapur digital), jangan sendok makan atau gelas minum karena beda design sudah pasti takarannya berbeda.

SHARING  boleh, MALING ga boleh dong yaa. Stop pencurian konten, jadilah orang yang bangga akan karya sendiri, jangan cuma jiplak mentah alias copy-paste dari blog orang lain. Jika postingan ini bermanfaat dan Anda suka, silahkan share dengan cara klik tombol sosial media (facebook, whatsapp, G+, twitter, pinterest, dll) yang ada di blog ini tanpa mengkopi dan mengupload ulang konten dari sini ke blog atau sosial media milik Anda.

0 replies:

Post a Comment

Jangan ragu untuk mengajukan pertanyaan, memberi saran, atau sekedar berkomentar tentang postingan ini.